Rakyat Lampung Online

Home Super School 2013, tak Ada Lagi Diklat Pasca UKA

2013, tak Ada Lagi Diklat Pasca UKA

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button
Sertifikasi Guru
BANDARLAMPUNG-Pelaksanaan sertifikasi guru pada tahun 2013 bakal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya para guru yang tidak lulus pada UKA (uji kompetensi awal) dapat mengikuti diklat pasca UKA yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), namun mulai tahun depan, tidak akan ada lagi diklat paska UKA.

Sistem baru ini yang dipakai ini, pertama kali mengharuskan para guru memeriksakan diri melalui sistem online apakah guru tersebut telah memiliki NUPTK atau belum. Selanjutnya, para guru wajib mengupdate data yang ada dan menyerahkannya kepada pihak UPT kecamatan.

    Setelah itu, barulah guru akan menerima data verifikasi yang kemudian akan disetorkan ke Dinas Pendidikan di masing-masing daerah. Apabila semua data yang telah diserahkan ke dinas telah diverifikasi, maka para guru akan menerima data verifikasi dari Dinas Pendidikan di masing-masing daerah.

    Pada pelaksanaan diklat UKA nanti, para guru yang namanya telah terdata wajib untuk lulus, agar dapat mengikuti UKG dan PLPG. Sehingga nantinya, para guru langsung mendapatkan sertifikasi.

    Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) pada Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung Riyuzen Prajatula, hal ini penting dilakukan para guru mengingat mulai tahun 2013, tidak ada lagi pengulangan diklat UKA atau yang biasa disebut diklat pasca UKA bagi para guru yang tidak lulus pada UKA, seperti tahun-tahun sebelumnya.

    “Mulai 2013, tidak ada lagi diklat pasca UKA. Jadi para guru yang tidak lulus UKA, maka secara langsung dan otomatis harus mengulangnya tahun depan,” tegas Riyuzen, kemarin.

    Dan untuk dapat mengikuti UKA, terangnya, ada beebrapa tahapan yang menjadi pokok dan wajib diketahui oleh para guru sehingga para guru dapat lulus verifikasi yang dilakasanakan oleh Dinas Pendidikan masing-masing. Terlebih bagi para guru honorer yang berada di sekolah negeri. Untuk dapat ikut UKA, syarat utamanya adalah harus memiliki izin ataupun SK sebagai guru honorer berdasarkan SK bupati, walikota maupun kepala dinas masing-masing daerah.

    Sedangkan untuk guru swasta, harus berdasarkan SK yayasan sebagai guru tetap yayasan. Selain itu juga, usia guru diprioritaskan bagi para guru yang telah berusia 50 tahun lebih, dan guru yang telah golongan IV maupun sarjana S1 dan S2

    Bagaimana dengan guru yang telah lama menjadi guru honor di sekolah negeri namun belum cukup umur. Ditegaskan Riyuzen, karena ini menjadi syarat wajib dari pemerintah pusat, maka guru tersebut wajib menjadi PNS dulu, kemudian masa kerja selama mengabdikan diri sebagai pendidik yang akan diajukan sebagai syarat untuk sertifikasi. (cr2)

 

Komentar Anda 

 
0 #8 setya rahayu 2013-08-29 18:50
kalau jam ngajarnya udh 24 jam.. trus bs g ikud uka atau plpg...?? tp masa kerja 1 taun..
mhon penjelasannya
 
 
0 #7 purwoko 2013-07-18 09:42
:lol: klo sertifikasi bg gru swasta harus nunggu usia 50th,,pdhl dah terjun di dunia pendidkan dah lama 10an..ya kurang pas dngn pengabdian selama ini lha klo keburu dipanggil yang MahaKuasa kapan sertifikasinya> kasiiiiiihan
 
 
+1 #6 m santi 2013-07-08 23:11
sebenarnya saya setuju yg tidak lulus uka mengulang tahun berikutnya jika ada perkiraan materi sebelum uka tsb..krn guru yang memiliki kompetensi sehari-hari sebagai pengajar dan pendidik bagus tapi kebetulan pada waktu uka belum siap sehingga tidak lulus uka....sebenarnya apanya yang disertifikasi dan diberi sertifikat.....
 
 
+1 #5 boy 2013-06-18 14:07
gilaaaa. buat para guru untuk mendapatkan penghasilan tambahan aja susahnya minta ampun mesti nglewatin tes, habis lulus mst dapet jam ngajar 24 jam, kurang dari itu gagal dpt tunjangan, eehhh di dinas lain dapet remunerasi cuma cukup lengkap absen aja gak pake bertele tele. oh malangnya nasibmu para guru, benar benar dianaktirikan
 
 
-1 #4 Erick 2013-05-22 22:36
Nipu itu semua. BACRIT. ada juga koq yang tamatan SMA dan untuk guru swasta .... mana ada yang SK GTY. Tapi semuanya bisa masuk sertifikasi. HUfffffffffffff ff BULSIT
 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh


Berita Utama

Otonomi Daerah

Korem Bekali Prajurit TNI Ilmu Hukum
article thumbnailMETRO-Upaya meminimalisir pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dilakukan oleh prajurit dijajaran Korem...

User's Online

Ada 202 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini1257
mod_vvisit_counterKemarin2691
mod_vvisit_counterMinggu Ini23410
mod_vvisit_counterMinggu lalu20997
mod_vvisit_counterBulan ini59034
mod_vvisit_counterBulan Lalu122782
mod_vvisit_counterJumlah3604333

Your IP: 54.204.215.209
 , 

Berminatkah anda beriklan di situs ini?