Rakyat Lampung Online

Home Otonomi Daerah Lamsel - Pesawaran - Pringsewu Warga Maja Mengadu ke Dewan

Warga Maja Mengadu ke Dewan

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button

PESAWARAN-Warga Desa Maja Kecamatan Punduhpidada mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pesawaran untuk menyampaikan aspirasinya kepada komisi B, terkait mengenai ulah oknum polisi kehutanan yang menangkap salah seorang warganya Solihin (55) warga Dusun Talangpacet.

Aspirasi itu disampaikan ke dewan karena diduga penangkapan yang dilakukan petugas tidak sesuai prosedur. Mereka pun meminta terduga illegal logging segera dibebaskan oleh pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Pesawaran. Pasalnya, mereka menilai penangkapan itu cacat hukum.

    Kepala Desa Maja Ashari menyayangkan penangkapan salah seseorang warga yang tidak memberitahukan kepada aparatur desa. "Tidak ada pemberitahuan perihal penangkapan itu, baik sebelum maupun sesudah," tukas Kades kemarin saat hearing dengan anggota Komisi B DPRD.

    Menurut kades berdasar keterangan warganya, selain kayu yang disita, polhut juga menyita dua HP, obat rumput, jaket, kapak, burung cucak rante. "Kami meminta barang barang warga yang lain pun dikembalikan, karena dua HP sudah dikembalikan," tegasnya.

    Sementara, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Sayuti, penangkapan yang dilakukan aparatnya sudah sesuai prosedur perundang undangan. "Jika dalam undang undang, jangankan menebang kayu, masuk ke kawasan hutan register saja sudah salah," dalihnya.

    Sedangkan, lanjut Sayuti, terduga illegal logging itu sudah mendirikan gubuk di daerah kawasan tersebut. "Itu namanya mereka itu perambah dan itu salah," tandasnya. Sayuti menjanji, untuk barang barang yang disita akan dikembalikan. "Saat ini, barang barang itu kami titipkan di Polres Lamsel, dan nantinya, jika tidak berhubungan dengan illegal logging akan dikembalikan," ungkapnya.

    Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Pesawaran Tatik mengatakan, diharapakan adanya penyuluhan tentang pemeliharaan kawasan hutan Register 20 Kuboato. "Jika untuk proses hukum, ini bukan ranah komisi B. Namun, perlu adanya penyuluhan lebih intens ke masyarakat agar lebih memahami tentang perlindungan hutan. Karena, hutan lindung tidak bisa dialih fungsikan," pungkasnya.

    Sebelumnya, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Pesawaran menangkap dan menyerahkan pelaku pembalakan liar (illegal logging) ke Polres Lampung Selatan. Tindakan tegas ini diharapkan dapat menjadi efek jera bagi pelaku illegal logging di kawasan hutan lindung yang ada di kabupaten setempat.

    Kepala Disbunhut Pesawaran Sayuti mengatakan penangkapan terhadap Solihin (55) warga Dusun Talangpacet Desa Maja Kecamatan Punduhpidada Penangkapan tersebut menindaklanjuti adanya laporan tentang kegiatan penebangaan liar di kawasan Register 20 atau Pematang Kubuato. (bam)

 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh