Rakyat Lampung Online

Jamur Tiram Turun

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button

SEPUTIHBANYAK-Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Lampung, khususnya di Lampung Tengah berpengaruh pada sektor pertanian. Tak terkecuali budidaya jamur tiram di Kecamatan Seputihbanyak Kabupaten Lamteng.

Para petani jamur tiram di daerah itu, mengeluh lantaran hasil panen petani jamur tiram turun drastis. Darun (63), petani jamur di Dusun Tanjung Harapan Kecamatan Seputih Banyak Lamteng mengatakan, jamur tiram adalah salah satu tanaman yang memerlukan suhu dingin dan kecukupan akan air. Musim kemarau memang menjadi kesulitan tersendiri bagi petani atau pembudidaya jamur tiram.

    ”Musim kemarau saat ini, budidaya jamur mengalami penurunan hasil panen atau produksinya. Faktor utamanya disebabkan cuaca yang sangat panas,” ujar Darun, yang mengaku sudah lima tahun bertani jamur tiram di Seputihbanyak.     Dibanding musim sebelum kemarau, Darun mengakui hasil panen dari budidaya jamur perhari bisa mencapai 20 hingga 25 kilogram. Sedangkan pada musim kemarau pada bulan ini hasil panenenya merosot. ”Per hari cuma bisa panen 7 sampai 12 kg. Cuaca panas mempengaruhi pertumbuhan jamur. Sebab, apabila udara lembab maka jamur akan tumbuh subur,” pungkasnya. (zul)

 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh