Rakyat Lampung Online

Home Kriminal Diselidiki Dua Minggu Lagi

Diselidiki Dua Minggu Lagi

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button

BANDARLAMPUNG-Polisi tampaknya tak serta merta langsung turun menyelidiki kejanggalan pada kematian Iwan Setiawan (25) yang ditemukan tewas tergantung di pintu Masjid Nurul Islam di Jalan Abdurahman Gg Masjid Kaliawi Tanjungkarang Pusat.

Polsek Tanjungkarang Barat (TkB) yang menangani kasus ini memilih menunggu hasil otopsi resmi jenazah yang keluar dua pekan mendatang meski Tim Outopsi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUAM) sebelumnya memberi sinyalemen dugaan lain kematian korban.

    Kapolsek TkB AKP Jumadi Sembiring mengatakan, sampai saat ini ia belum menemukan kejanggalan yang ada dari korban tersebut. Bahkan ciri-ciri mayat korban yang ditemukan oleh anggotanya saat oleh TKP merupakan ciri-ciri meninggal karena bunuh diri.

    “Karena keluarga meminta jenasah korban untuk diotopsi, maka kami akan menunggu hasil otopsi yang ada. Kalau hasil olah TKP yang kita lakukan pada saat itu memang terdapat ciri-ciri bunuh diri pada jenazah korban, seperti lidah menjulur, keluarnya sperma dan kotoran. Tapi kita masih terus melakukan lidik jika ada kemungkinan korban dibunuh,” ujarnya, Rabu (4/1).

    Jumadi juga belum mau mengomentari perbedaan tulisan dari secarik kertas bungkus rokok dengan tulisan di lengan kiri korban. Tulisan itu memang mengesankan korban bunuh diri, tapi tidak menutup kemungkinan dibuat orang lain untuk menyamarkan pembunuhannya.

    ”Kita belum memeriksa mengenai perbedaan tulisan antara tulisan yang ada dibuku diarinya dengan secarik kertas dan tulisan yang ada ditangannya. Jika memang berbeda kita akan melakukan penyelidikan segera mungkin,” jelasnya.

    Kata Jumadi, hasil otopsi baru akan keluar dua minggu terhitung otopsi dilakukan. ”Jadi kita tunggu saja hasilnya. Jika memang hasilnya resmi ada kejanggalan, maka kita akan segera lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

    Sebelumnya diberitakan, warga Kaliawi geger ketika menemukan seorang pria tewas dengan leher terjerat tali di pintu masjid pada malam pergantian tahun 2012.

    Semula korban diyakini tewas bunuh diri dengan sejumlah bukti. Namun, pihak keluarga tak yakin korban tewas bunuh diri menilik beberapa kejanggalan di lokasi kejadian.

    Menurut Romi (32), sepupu korban, ada beberapa kejanggalan yang memungkinkan korban tewas dengan dugaan dibunuh. Pertama, saat ditemukan kaki korban dalam posisi menginjak lantai. Menurut warga Kotabumi Lampung Utara ini, kondisi ini berseberangan dengan lazimnya korban tewas bunuh diri dimana kakinya tergantung tanpa menginjak lantai. (one)

 

 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh


User's Online

Ada 65 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini246
mod_vvisit_counterKemarin2085
mod_vvisit_counterMinggu Ini15823
mod_vvisit_counterMinggu lalu21515
mod_vvisit_counterBulan ini55705
mod_vvisit_counterBulan Lalu106123
mod_vvisit_counterJumlah1106170

Your IP: 38.107.179.241
 , 

Berminatkah anda beriklan di situs ini?