GEBYAR Pesona Lampung tahun 2011 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (22/7) malam berlangsung semarak. Acara yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandarlampung tersebut mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat dari seluruh penjuru Indonesia.
Acara yang dibuka oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP tersebut digelar dalam rangka promosi budaya, kerajinan, kuliner dan pariwisata Provinsi lampung
Beberapa pejabat yang hadiri seperti, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Walikota Bandarlampung Herman HN, Ketua Dekranasda Kota Bandarlampung Ny Eva Herman HN, Sekretaris Kota Bandarlampung Badri Tamam, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Lampung dan Kota Bandarlampung.
Adapun beberapa pejabat pusat yang juga ikut hadir seperti, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Ketua Dekranasda Pusat Ny Vita Gamawan Fauzi, serta beberapa duta besar dari negara sahabat yang ikut berbaur dengan tamu undangan lainnya.
Kerajinan seni dan budaya yang dipromosikan seperti, sulam usus yang sudah dirancang desainer Lampung. Juga ikut ditampilkan beberapa tarian khas Lampung, fashion show yang dibawakan oleh model sambil berjalan di catwalk.
Dalam kesempatan tersebut, para pengunjung memuji terselenggaranya acara tersebut. Bahkan saat penampilan fashion show, banyak pengunjung yang terpukau dengan desainer Lampung, salah satunya kerajinan sulam usus.
“Saya memberikan apresiasi yang positif kepada Kota Bandarlampung yang sukses menggelar acara ini. Karena ini sebagai bentuk promosi atas hasil kerajinan, seni, budaya Lampung,” ujar gubernur.
Menurut gubernur, Potensi kerajinan, seni, budaya serta pariwisata Kota Bandarlampung tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Namun, promosi terhadap potensi-potensi tersebut kurang digalakkan. “Makanya, saya sangat mendukung atas digelarnya acara ini. Ke depan, saya berharap acara ini dapat terus dilakukan, sehingga potensi Lampung dapat dikenal di seluruh Indonesia bahkan tingkat mancanegara,” tegas gubernur.
Sementara itu, Walikota Bandarlampung Herman HN, mengaku, pihaknya akan terus menggiatkan promosi ditahun-tahun mendatang. Bahkan promosi tidak hanya digelar di lampung, tetapi juga akan digelar diluar daerah seperti yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta.
Menurut walikota, banyak sekali kekayaan Kota Bandarlampung yang belum bisa dikembangkan karena minimnya promosi. “Untuk itu, dengan digelarnya promosi tingkat nasional tersebut, kekayaan serta potensi yang ada di Kota Bandarlampung akan lebih dikenal lagi. Yang pada akhirnya mampu meningkatkan pariwisata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar walikota. (adv)











Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.