BANDARJAYA-Pimpinan Cabang PT Kitita Alami, Pengelola Bandarjaya Plaza (BJP) Taufiqqurahman, meyakinkan jika proses pembayaran retribusi pasar tahun 2011 yang masuk kedalam pendapatan asli daerah (PAD), sebesar Rp450 juta, akan dilunasi hari ini (29/12).
”Sejauh ini, proses transfer dana dari direksi pusat sudah dilakukan. Hingga hari ini (kemarin, Red), proses kliring sudah lebih dari 50 persen. Mudah-mudahan, besok (hari ini, Red) seluruh dana sudah rampung ditransfer, dan akan langsung disetorkan ke kas Pemda," ungkap Taufiq, saat ditemui rakyatlampung di ruang kerjanya, kemarin (28/12).
Dia mengatakan, tersendatnya pembayaran retribusi ini merupakan persoalan teknis, yakni tertundanya proses transfer akibat libur Natal. Dimana sebelumnya, proses awal kliring dilakukan pada 23 Desember lalu.
”Sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam surat perjanjian saat hearing bersama Dinas Pasar dan Komisi II DPRD Lamteng, Insya Allah pembayaran retribusi rampung sebelum pukul 23.59 WIB, besok (hari ini, Red)," katanya.
Ditambahkan Taufiq, sesuai kesepakatan untuk pembayaran tunggakan retribusi tahun 2004-2010, senilai lebih dari Rp619 juta juga akan dilunasi paling lambat pada 20 Januari 2012 mendatang.
Untuk persoalan teknis penyetoran uang retribusi ke kas daerah, PT Kitita Alami akan didampingi Dinas Pasar selaku perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Tengah. Sementara bank yang dipercaya adalah Bank Lampung.
Selanjutnya, sebagai bukti setoran, pihaknya bakal memegang slip asli pembayaran dan penyerahan simbolis copy slip pembayaran serta berita acara pembayaran retribusi.
”Kita semua berharap proses ini semuanya berjalan lancar dan aman," harap Taufiq.
Terlepas dari hal itu, lanjutnya, PT Kitita Alami kini sedang fokus dalam penggarapan lantai 2 Bandarjaya Plaza. Pada lokasi ini, ke depannya bakal dijadikan pusat hiburan masyarakat, mulai dari restoran, karaoke, arena bermain anak, spa, dan beberapa perkantoran.
”Hingga saat ini (pembangunan) sudah 40 persen. Kesiapan fisik total bangunan sedang berjalan. Target kami, maksimal Juni 2012 sudah grand launching lantai dua ini," terangnya.
Menurutnya, dari segi bisnis, BJP sangat potensial pengembangannya. Adapun target ke depannya, tempat itu bakal menjadi pusat penjualan grosir terbesar di Lampung, bahkan se-Sumbagsel. (ndi/lt-1)











Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.