Rakyat Lampung Online

Home Berita Utama Berita Utama Foto Lamsel Meletup Lagi

Lamsel Meletup Lagi

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button

Korban Tewas Bertambah, Puluhan Rumah Hangus Dibakar

KALIANDA–Meski dihadang ketat aparat keamanan, namun kerusuhan antar warga di Lampung Selatan (Lamsel) kembali pecah, kemarin (29/10). Sejak pagi, ribuan massa telah menyemut di jalan masuk Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji Lamsel. Makin siang, jumlah massa terus bertambah hingga mencapai belasan ribu orang.

Dan sekitar pukul 15.00 wib, massa pun berhasil menembus pertahanan petugas dan akhirnya menguasai Desa Balinuraga. Di desa yang telah dijadikan target penyerangan itu, massa langsung melakukan pembakaran dan pengrusakan rumah.

    Dikabarkan, empat warga setempat tewas dalam penyerbuan hari kedua ini. Bahkan, versi Polda Lampung, enam warga Balinuraga dilaporkan tewas. Namun, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda AKBP Sulistyaningsih enggan menyebutkan identitas keenam korban tewas itu.

    Yang pasti, dari pantauan di lokasi, dua mayat ditemukan mengenaskan. Belakangan diketahui, keduanya bernama Celang dan Putu, yang telat mengungsi dari lokasi. Keduanya dijumpai terbujur kaku tanpa kepala dengan sekujur tubuhnya mengalami luka bacok tak beraturan. Bukan hanya itu saja, satu dari jasad dua mayat tanpa kepala itu juga didapati tanpa kaki kanannya. Sedang dari massa penyerang, dilaporkan ada juga yang mengalami luka bacok dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kalianda. Keduanya yaitu Adi (30) warga Bandardalam Kecamatan Sidomulyo dengan luka bacok kaki kiri dan Izal (35) warga Negeri Pandan Kecamatan Kalianda dengan luka bacok di kepala.

    Kondisi Desa Balinuraga sendiri nyaris rata dengan tanah. Seluruh rumah milik etnis tertentu hangus dibakar massa. Hanya rumah-rumah milik warga dari etnis Jawa yang dibiarkan massa. Sebagai cirinya, rumah yang tak dibakar massa tersebut, pada bagian pintu dan jendela diletakkan kain sejadah, sarung dan mukena. Sedangkan untuk rumah yang terdapat pure atau tempat persembahyangan, sudah tak tersisa dibakar massa.

    Belum puas memporakporandakan Desa Balinuraga, massa lantas bergerak melakukan sweeping ke areal perkebunan karet. Namun, areal perkebunan yang diduga menjadi tempat persembunyian ini juga telah kosong. Massa pun melampiaskan emosinya dengan merusak tanam tumbuh perkebunan dan sayuran yang ada.

    Sejumlah warga yang ikut dalam penyerangan ke Desa Balinuraga, ada yang menyatakan kepuasanya karena telah berhasil membalas perlakuan yang sebelumnya mereka terima, namun ada juga yang menyatakan ketidakpuasannya.

    “Kalau dibilang puas atau belum, kami sudah cukup puas karena kami sudah dapat membalas perlakuan yang telah dialami warga kami,” cetus Herman sambil menghunuskan pedangnya saat dijumpai di lokasi kejadian.

    Sekitar pukul 17.00 wib, massa akhirnya berangsur pulang menuju jalan utama untuk kembali ke Desa Agom Kalianda Lamsel. Situasi di lokasi pun kondusif dan berhasil dikendalikan aparat.

    Aparat Brimob maupun Marinir yang melakukan penjagaan sempat mengakui kewalahan untuk menghalau massa penyerang, hingga akhirnya upaya pencegahan gagal dilakukan.

    “Kami tak mampu mencegah, karena massa sudah sangat terbakar emosinya. Apalagi, jumlahnya sangat banyak, ribuan orang. Beruntung saat massa tiba di Desa Balinuraga, warga di sana sudah pada mengungsi semua sehingga tak banyak korban jiwa,” tutur aparat yang enggan menyebutkan namanya ini.

    Sementara, Kapolres Lamsel AKBP Tatar Nugroho ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, belum mau berkomentar banyak. “Saat ini, kami masih melakukan evakuasi dan mendata jumlah kerusakan rumah warga,” singkatnya.

    Seperti ketahui, kerusuhan ini dipicu perbuatan tak senonoh yang dilakukan sekumpulan warga Balinuraga Kecamatan Waypanji Lamsel terhadap dua gadis cantik asal Desa Agom, Sabtu (27/10).

    Tak terima warganya dilecehkan, sekitar pukul 20.00 wib malam harinya, berkumpul warga Desa Agom dengan dibantu warga lain dari desa sekitar Desa Agom, seperti Desa Merak Belantung, Desa Negeri Pandan dan lainnya. Lalu, sekumpulan warga itu dengan mengendarai sepeda motor menyerbu Desa Bali Nuraga Kecamatan Waypanji.

    Namun, sampai batas Desa Bali Nuraga dan Desa Sidoreno dihadang sekumpulan warga yang telah menunggunya hingga akhirnya terjadi bentrok. Saat itu, warga penyerang mundur untuk kembali ke Desa Agom karena lampu di daerah lokasi kejadian mati hingga keadaannya gelap gulita.

    Lantas pada pagi harinya, Minggu (28/10) sekitar pukul 09.00 wib, warga Desa Agom dengan dibantu warga desa lainnya melanjutkan penyerbuan kembali ke Desa Balinuraga. Massa bersenjatakan tombak, pedang, golok, dan kampak, bahkan bambu runcing itu kembali dihadang warga di tengah perjalanan.

    Saat saling berhadapan itu, massa salah satu suku yang telah menunggu secara membabi buta menembaki warga penyerang. Karena massa menggunakan senjata api, hingga akhirnya massa penyerang mundur. Namun, beberapa warga ada yang tertinggal di lokasi kejadian sehingga menjadi sasaran amukan penduduk yang diserang. Hingga akhirnya, tercatat sebanyak tiga warga penyerang tewas dan tiga warga lainnya mengalami luka-luka yang sangat parah. (yan)


TERBAKAR HABIS. Kobaran api melahap habis sebuah rumah milik salah satu etnis di Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji Lampung Selatan, dalam kerusuhan yang kedua, kemarin (29/10). Tercatat belasan rumah hangus dibakar massa.(Foto Ahmad Sofyan)
 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh


Otonomi Daerah

Korem Bekali Prajurit TNI Ilmu Hukum
article thumbnailMETRO-Upaya meminimalisir pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dilakukan oleh prajurit dijajaran Korem...

User's Online

Ada 135 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini420
mod_vvisit_counterKemarin2977
mod_vvisit_counterMinggu Ini12854
mod_vvisit_counterMinggu lalu24434
mod_vvisit_counterBulan ini72912
mod_vvisit_counterBulan Lalu122782
mod_vvisit_counterJumlah3618211

Your IP: 50.19.74.67
 , 

Berminatkah anda beriklan di situs ini?