Walikota Herman HN tak setengah-setengah mengatasi persoalan banjir di Kota Bandarlampung. Malam hari pun, di tengah cuaca yang tidak bersahabat, ia tak segan-segan turun ke lapangan.
JUMAT (17/2) malam, sekitar pukul 21.30 wib, walikota melakukan peninjauan di beberapa titik drainase yang kerap menimbulkan banjir. Adapun titik-titik drainase yang ditinjau pertama kali adalah drainase di Jalan Ratu Dibalau Tanjungsenang sekitar pukul 22.00 wib.
“Besok langsung kerjakan, jangan lama-lama,” ujar walikota memerintahkan Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung Daniel Marsudi yang ikut mendampingi.
Usai meninjau Jalan Ratu Dibalau, peninjauan dilanjutkan ke Jalan Gunung Tanggamus Malabar Wayhalim. Dan kemudian peninjauan terakhir adalah meninjau petugas Dinas PU Kota Bandarlampung yang sedang membersihkan drainase di Jalan Yos Sudarso Garuntang yang berakhir sekitar pukul 00.30 wib.
Menurut walikota, banjir yang terjadi di beberapa titik jalan di Kota Bandarlampung disebabkan drainase yang tersumbat serta penyempitan aliran drainase. “Kalau drainase mumpet, ya harus digali dan dibersihkan. Kalau penyempitan, ya harus dibongkar,” tegasnya di bawah guyuran hujan gerimis.
Dalam kesempatan tersebut, walikota pun meminta Dinas PU menambah pekerjanya. Dari saat ini sebanyak 60 orang menjadi 100 orang. Sehingga, tugas mereka dalam membenahi drainase dapat dibagi-bagi di beberapa titik.
Menariknya, di sela-sela melakukan peninjauan drainase, walikota juga menyempatkan diri mampir ke arena PKOR Wayhalim untuk sekedar makan nasi goreng bersama sejumlah pejabat yang mendampinginya. (bay)
LAPAR. Walikota dan sejumlah pejabat makan nasi goreng di PKOR Wayhalim usai melakukan peninjauan beberapa drainase.(Foto Aris Maroby)











Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.