BANDARLAMPUNG-Pemkot Bandarlampung, di tahun anggaran (TA) 2018 berencana akan membangun kembali pasar Smep yang sudah sekitar 5 tahun mangkrak. Namun, pembagunan akan dilakukan oleh pemda sendiri dan tidak melibatkan pengembang pihak ke tiga.

Demikian, diungkapkan Sekda Kota Bandarlampung, Badri Tamam, Selasa (10/7). “Ya kita coba masukkan perencanaannya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2018, untuk melanjutkan pembangunan Pasar Smep, ya mungkin pembangunan bisa di mulai tahun depan 2019,” ujar Sekertaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam.

Namun demikian, ia menjelaskan, kali ini pembangunan Pasar Smep tidak delapan lantai seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, pembangunan hanya dua lantai. “Kita kembalikan seperti semula, Pemkot akan diambil alih dan nanti tidak menggunakan pengembang atau pihak ke tiga,” jelasnya.

Disinggung terkait berapakah besar anggaran APBD-P yang akan digunakan untuk pembangunan Pasar Smep, Badri tidak bisa menjelaskan secara detail, dengan alasan hal tersebut masih dalam tahap pengkajian perencanaan di APBD-Perubahan.

Disinggung, bagaimana dengan uang para pedagang yang sudah masuk dan menyetorkan Down Paiment (DP) ke pengembang? “Ya itu kan sudah masuk di Polda, biarkan pihak berwajib yang menanganinya, kita tunggu apa hasil dari Polda, karena kita pemkot tidak bisa mencampuri urusan yang sedang di selidiki oleh Polda, atau pihak berwajib,” ungkapnya.

Sebelumnya, PT Prabu Artha Makmur, sebagai pengembang pasar yang diberikan kepercayaan oleh pemkot, untuk membangun pasar tradisional tersebut, sudah hampir sekitar 5 tahun lebih tidak berjalan bahkan, proyek pembangunan Pasar Smep, Bandarlampung mangkrak. (ron)

LEAVE A REPLY