Gaji Guru Honor Tahun Depan Naik 2x Lipat

0
553

KALIANDA-Bupati Lampung Selatan (Lamsel) DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum menyumbangkan gaji untuk guru/tenaga pendidik honorer di Lampung Selatan. Hal itu terungkap, saat ribuan guru honorer negeri dan swasta se-Kabupaten Lamsel bersilaturahmi dengan Bupati Lamsel Zanuidin Hasan, di Lamban Rakyat (Rumah Dinas Bupati Lamsel), Kamis (7/6/2018) siang. “Berhubung guru honorer ini tidak ada yang memperhatikan dan anggarannya tidak ada sama sekali, maka saya coba bicara dengan Bank Lampung, masih berapa sisa saldo saya, agar bisa memberikan untuk guru honorer,” katanya. Menurutnya, saldo di Bank Lampung itu merupakan gajinya sebagai bupati, uang pengganti perjalanan dinas, dan uang pengganti bensin selama hampir 3 tahun yang tidak pernah diambil. “Pertama saya tarik 1 miliar membantu membeli beras untuk zakat mal, agar seluruh warga Lampung Selatan senang adanya. Sisanya masih ada Rp500 juta, inilah yang ingin saya beri meskipun tidak banyak. “Ini bukan pamer, tetapi saya punya keyakinan yang tinggi, boleh saya tidak punya banyak uang saat ini, tetapi nanti di alam akhirat, akan kembali uang ini 700 kali lipat kepada saya,” katanya menambahkan. Pantauan dilapangan, ribuan guru honorer yang hadir mendapatkan sembako dan THR dari uang pribadi bupati yang ditabung di Bank Lampung dari penghasilannya selama menjabat kurang lebih 3 tahun menjadi bupati Lamsel.Ditempat yang sama, Bupati Lampung Selatan menyampaikan pula kepastian untuk menaikan gaji guru honor melalui pengalokasi dalam APBD mulai tahun depan sebanyak dua kali lipat. Hal itu disampaikan Zainudin saat bersilaturahmi dengan ribuan guru honorer negeri dan swasta se-Kabupaten Lampung Selatan, yang diselenggarakan di Lamban Rakyat (Rumah Dinas Bupati Lamsel), Kamis siang. “Saya minta Tim TAPD kedepan wajib mengalokasikan gaji guru honorer tidak lagi 100 ribu. Tetapi tahun depan gajinya kita naikkan dua kali lipat. Jadi, dikali 12 bulan, penghasilannya bertambah Rp1,2 juta,” ujar Zainudin seraya disambut gembira ribuan guru non PNS ini. Tak hanya itu, adik Ketua MPR RI ini juga berjanji akan memperjuangkan nasib guru honorer agar bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Maunya saya semua guru honorer ini bisa diangkat jadi CPNS, tetapi aturannya tidak bisa seperti itu. “Tapi, saya akan memperjuangkan dengan datang ke Kementerian Pendayaan Aparatur Negara, minta Lampung Selatan mendapatkan porsi terbesar agar guru honorer berpeluang jadi CPNS pada Agustus 2018 mendatang,” ungkapnya. (yan/ist)

LEAVE A REPLY