Semerawut, Terminal Rajabasa Ditata Lagi

0
311

BANDARLAMPUNG–Balai Penggelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Bengkulu, Lampung, berencana melakukan penataan terhadap para pedagang yang berada di dalam kawasaan Terminal Rajabasa baik yang mangkal di dalam gedung-gedung AKAP dan AKP bahkan pedagang asongan.
Penataan dilakukan agar terminal type A tidak semerawut kumuh, serta memberikan kenyamanaan bagi para penumpang saat arus mudik dan balik lebaran tahun 2018. Sehingga imej Terminal Rajasaba yang terkesan tidak nyaman benar-benar hilang.
“Ada 50-an pedagang yang sudah ada kios maupun pedagang asongan yang jumlahnya puluhan akan kita tata. Penataan dilakukan jangka panjang dan jangka pendek,” kata Kepala BPTD Wilayah VI Bengkulu Lampung Kolonel Rahman Sujana, kemarin.
Penataan jangka pendek kata Rahman yakni penataan dalam rangka menghadapi arus mudik dan balik lebaran yakni pedagang yang berjualan di luar akan ditempatkan di dalam, dan dikelompokan sesuai jenis dagangannya. “Penataan ini jangka pendek dan jangka panjang. Jangka panjang target kita 2019 Terminal Rajabasa benar-benar nyaman aman, dan bersih. Kalau sekarang masih banyak yang perlu dibenahi misalnya infrastruktur, contoh saja itu WC di gedung AKAP, saya masuk tadi saja sampai tutup mata,” ujarnya.
Rahman mengatakan penataan bukan untuk mematikan rezeki pedagang, tapi menjadikan Terminal Rajasaba benar-benar aman, nyaman dan bersih, sehingga benar-benar bisa menjadi persinggahan bagi para penumpang asal Lampung maupun luar Lampung.
Pedagang yang hadir dalam pertemuan tersebut mayoritas sepakat untuk pindah dan ditertibkan. Namun ada mereka yang meminta pemindahaan dilakukan pascalebaran. Karena momen arus mudik lebaran inilah mereka bisa meraup keuntungan berlibat ganda.
“Kami sangat mendukung penertiban yang akan dilakukan pihak Balai, tapi kami mohon kepada bapak kalau bisa ini dilakukan setelah lebaran. Karena lebaran menjadi momen kami, untuk mendapatkan keuntungan, atau panen ini satu tahun sekali,” ujar Yana, pedagang di Terminal Rajabsa.
Sementara, Ida pedagang lainnya menyetujui penataan yang akan dilakukan Balai Penggelola Transportasi Darat. “Saya sangat setuju dengan kebijakaan saya yakin ini untuk kebaikan kami. Kami pedagang siap ditata, dan kami juga meminta dan mohon fasilitas di terminal ini juga dibenahi, dan Terminal Rabasa ini diramaikan, agar ekonomi pedagang bisa meningkat,” tandasnya. (yen)

LEAVE A REPLY