SENANTIASA memberikan yang terbaik dalam segi apapun, baik sandang, pangan, dan papan, terutama soal makanan, pakaian dan peralatan untuk sekolah dan beribadah, itulah yang dilakukan pengasuh santri Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Ismail Zulkarnain.

Bahkan, direncanakan, menurut pendiri santri dan anak yatim di pondok Pesantren Riyadhus Sholihin ini, pada masa liburan sekolah nanti, Kapolda Lampung, Irjen Sutana, akan memberikan hadiah kepada para santri penghapal AL-Qur;an tersebut dengan berlibur ke Dufan (Dunia Fantasi) di Jakarta.

“Ya pak Kapolda, pernah bicara dengan saya saat lawatan saya dengan beliau dan pak Kapolda janji akan membawa anak pondok Pesantren Riyadhus Sholihin ke Dufan, karena saya sebelumnya cerita bahwa anak-anak tahun lalu pas liburan sekolah, diberi hadiah oleh Kapolda sebelumnya liburan ke Dufan,” ujar Ismail Zulkarnain.

Dan mudah-mudahan, terus dia, Kapolda Lampung Irjen Sutana, dapat kembali memebrikan senyuman kebahagiaan untuk para santri Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin. “Nanti saya ingatkan dia lagi, pas anak-anak sudah masuk liburan. Memberikan kebahagiaan dan kasih sayang yang merupakan salah satu usaha menuju surganya sang maha pencipta Allah SWT,” ungkapnya.

Kasih sayang lanjutnya, ilmu-ilmu yang kita berikan nantinya tidak akan terlepas kelak ketika ruh tak ada lagi di raga. “Hal inilah yang membuat saya selalu berusaha membahagiakan anak didik saya yang memang 95 persen tak memiliki orang tua atau yatim piatu,” ujar Ismail kepada Rakyat Lampung, kemarin.

Ia juga mengajarkan dan membiasakan para santrinya mufakat dan kebersamaan bahkan, diwaktu makan pun bersama. “Awalnya becandaan karena dua hari lalu setelah hapalan qur’an, mereka saya janjikan untuk buat sate Kambing, lalu ada yang bertanya mau mmebeli pakai apa bah, saya lantas menjawab jangan beli minta sama Allah SWT pasti dikasih,’ ungakpnya.

Pemberian nikmat yang di berik kepada santri juga merupakan salah satu kasih sayang Allah dan kebaikan sang maha adil yang disalurkan melalui dirinya lah. “Saudaraku jika tanganmu telalu pendek untuk berbuat kebaikan, Maka panjangkanlah lisanmu, berdoa untuk kebaikan orang lain, Allah Berfirman “Siapa yang berbuat kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya sendiri,Ya Robbi jadikan lah hati kami menjadi lembut, Jauhi kami dari penyakit hati, jadikan kami hambamu yang tawadhu, Ya Robbi hiasi Ahklak kami dengan kebaikan Amiin,” tandasnya. (yen)

LEAVE A REPLY