Massa LSM Demo ke DPR Terkait Tambang Pasir

0
167

TULANGBAWANG- Ratusan Massa yang tergabung dalam LSM Forum Aksi Anti Korupsi (Fagas) dan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) mendesak Pemerintah kabupaten Tulangbawang maupun DPRD Tulangbawang.
Aksi ini terkait penambangan pasir Ilegal di Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji Baru yang di olah CV Kamindo Prima Unggul dam PT. Way Pidada Jaya, karena telah melakukan tindakan perlawanan hukum penambagan pasir secara ilegal yang mengeksplorasi tambang pasir tanpa dokumen resmi.
Koordinator aksi Fadli menegaskan, kedua perusahaan itu tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) lagi, karena sudah habis 28 November 2016 silam dan undang-undang Nomor 4 tahun 2009 dalam pasal 158 merumuskan, setiap orang yang melakukan usaha pertambangan tanpa IUP, IPR dan IUPK sebagi dimaksud pasal 37, 40, 48, 67 dan 74 ayat 1 atau ayat 5 dipadana penjara paling lama 10 tahun penjara serta denda 10 milyar
“Disisi lain, pengawasan permasalahan ini adalah mutlak pemerintah dan DPRD peran pemangku kewewenangan, untuk itu, ungkap dan pidanakan kedua perusahaan ini yang terbukti dengan lancang mengangkan urusan IUP, ” jelas Fadli dalam orasinya di Kantor Pemda dan Gedung DPRD Tulangbawang setempat, Kamis (5/4).
Bahkan tak hanya itu juga lanjut dia, mendesak aparat penegak hukum untuk segara melakukan pemeriksaan internal dugaan keterlibatan oknum pihak instansi terkait yang memiliki peranan lansung atas polemik yang ditimbulkan oprasional kedua perusahaan ini.
“Karena secara tidak lansung terkesan menyalah gunakan jabatan dan wewenang ikut berperan serta turut aktif guna memuluskan operasi produksi pasir tambang, seperti Dinas Pertambangan dan Energi, BPMP, Dispenda, Dinas Perhubungan baik pun DPRD, ” ujarnya.(ist)

LEAVE A REPLY