TIDAK ingin merepotkan orang lain, dan memilih yang pragtis dan ekonomis, itulah alasan anggota DPRD Kota Bandarlampung, lebih memilih menggunakan jasa angkutan Grab, taxi onlie yang menjemputnya.

“Ya enak, kan pragtis, nggak perlu merepotkan orang lain, jadi saya pilih jasa taxi online Grab, ngapain malu, kita mah sudah biasa ditempa seperti ini,” ujar Yuhadi, yang mengaku dijemput jasa Grab saat pulang kerja di sekretariat DPRD Kota Bandarlampung, Selasa (6/2).

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bandarlampung ini memaparkan, jika ia seringkali menggunakan jasa taxi online, ketika ia tidak membawa kendaraan pribadinya. “Ya kalau yang jemput mah banyak, tapi saya nggak mau merepotkan orang lain, kalau minta anter kawan kantor juga pasti bisa, tapi inilah saya, nggak mau dibilang ngerepotin,” ungkapnya, di lobby DPRD, sambil menunggu jemputan taxi online yang sudah dipesannya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung yang membidangi Infrastruktur dan Lingkungan Hidup ini juga memaparkan, jika dalam menjalani kehidupan ini jangan lah memaksakan kehendak, pandanglah ke bawah dan jangan sering kali melihat ke atas langit.

“Ya filosofi hidup itu namanya, kalau kita melihat ke bawah itu pasti sampainya, namun jika kita melihat ke langit itu hayalan tinggi yang jauh akan sampai. Boleh kita bermimpi tinggi, akan tetapi yang masih masuk akal dan mampu di diri kita, maka terulah bekerja dan bermimpi, namun sertai dengan do’a dan meminta kepada Allah SWT,” paparnya.

Di lain sisi, politisi Golkar ini juga mengemukakan, jika yang sangat sulit adalah menjaga kepercayaan orang lain kepada kita, karena itu adalah amanah, karena itu sesuatu hal yang diamanatkan itu harus kita jaga sepenuh hati. “Saya menjadi orang dekat pak Arinal Djunaidi, karena dia sangat percaya dengan saya dan saya jaga itu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, maka niscaya semua akan ada hikmahnya kelak,” pesannya. (ron)

LEAVE A REPLY