Sempat Tarik Nafas Panjang, SBY Lega Ridho-Helmi

0
607

JAKARTA-Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sempat tertegun dan menghela nafas panjang sebagai gambaran rumitnya finalisasi pencalonan incumbent, M Ridho Ficardo sehingga mendapat pasangan Helmi Hasan.

Meski demikian, SBY lega kader terbaiknya M Ridho Ficardo dipastikan segera mendaftar ke KPU Lampung bersama pasangannya Helmi Hasan (sekarang walikota Bengkuku) untuk mengikuti pilkada serentak 2018 dengan koalisi Partai Demokrat, PAN, Gerindra, dan PPP.

Dengan demikian pula, sudah dapat dipastikan pilgub Lampung akan diikuti empat pasangan calon. Yakni, Arinal Djunaidi-Chusnunia (Golkar dan PKB), Herman HN–Sutono (PDIP), Mustafa-Ahmad Jajuli (NasDem, PKS, dan Hanura), dan M Ridho Ficardo–Helmi Hasan (Demokrat, PAN, Gerindra, dan PPP).

‘’Inilah demokrasi, nantilah saya siapkan waktu untuk mendiskusikan demokrasi kita,‘’ kata SBY di Kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (7/1) sesaat akan menyebutkan nama M Ridho Ficardo-Helmi Hasan sebagai jagonya untuk pilgub Lampung.

SBY memang menyiapkan waktu khusus untuk mengumumkan cagub-cawagub untuk Pilkada serentak 2018 yang diusung Demokrat. Dari 17 pasangan, yang membuat SBY menghela nafas panjang adalah soal Lampung.

SBY juga sempat menyebut pilgub di satu provinsi yang dinamis, sehingga kadernya di derah itu maju sebagai calon independen. Tapi, tidak seperti akan menyatakan soal Lampung. SBY hanya menggelengkan kepala sampil tersenyum khas.

Yang melegakan kader, dari 17 calon gubernur-calon wakil gubernur itu, mayoritas kader Demokrat sendiri. “Ada yang katakan Demokrat sukanya outsourcing, ini komposisinya, dari 17 cagub-cawagub, 14 itu kader, itu sama dengan 82 persen,” kata SBY.

Hanya ada 3 calon yang bukan kader Demokrat, kata SBY. Meski demikian, Demokrat tetap mendukung mereka. “Dari 14 kader itu 6 itu adalah Ketua DPD, ketua Demokrat daerah, 2 ketua DPC, 1 anggota DPR, 1 pengurus daerah,” papar SBY.

SBY juga menyatakan, kebanyakan kader yang merupakan petahana di daerahnya akan didukung kembali. Seperti contohnya adalah Gubernur Papua dan Lampung. “Jadi cagub-cawagub Demokrat tetap mayoritas kader,” ujar SBY.

BAHAS PENDAFTARAN KE KPU

Seiring telah finalnya pasangan M Ridho Ficardo–Helmi Hasan maju pada pilgub 2018, Minggu (7/1) malam, tim sang petahana mengadakan pertemuan. Helmi Hasan selain kini Walikota Bengkulu, ia adalah ketua DPW PAN Bengkulu. Ia juga merupakan adik kandung ketua DPW PAN Lampung, Zainuddin Hasan dan Ketua Ketua Umum PAN sekalgius ketua MPR, Zulkifli Hasan.

Menurut Wadireks DPD PD Lampung, Toni Mahasan, rapat perdana pimpinan partai koalisi pengusung Ridho-Helmi itu akan membahas agenda pendaftaran jago mereka ke KPU Lampung yang dijadwalkan mulai Senin (8/1) sampai Rabu (10/1) mendatang.

“Insya Allah rapat perdana partai koalisi ini akan langsung dihadiri pimpinan PPP, PAN, Gerindra. Juga pimpinan partai pendukung yaitu PSI dan PBB,” kata Toni Mahasan melalui telepon.

Ditambahkan, pertemuan perdana Minggu (7/1) malam hanya fokus pada persiapan mendaftarkan pasangan Ridho-Helmi ke KPU. “Setelah rapat pertama, akan segera dilakukan pertemuan-pertemuan lanjutan untuk menguatkan konsolidasi partai koalisi,” ujar dia.

Pertemuan itu, sambung Toni, rencananya akan dipimpin Sekretaris DPD PD Lampung Fajrun Najah Ahmad mewakili Ridho Ficardo. “Karena Ketua (Ridho Ficardo) masih di Jakarta, rencananya Bang Fajar yang mewakili Ketua memimpin rapat persiapan pendaftaran Ridho-Helmi ke KPU,” jelas dia.

Toni mengharapkan pimpinan partai koalisi pengusung Ridho-Helmi dapat hadir langsung dalam pertemuan tersebut. (*/ron)

LEAVE A REPLY