Operasi Katarak Terbaik

0
373

Ariyanti Sanjung Gubernur Lampung
BANDARLAMPUNG – Banyak kegiatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu kegiatan bakti sosial (baksos) operasi katarak secara gratis yang diberikan Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo kepada masyarakat Lampung tidak mampu, kalangam masyarakat kecil dan menengah.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dua hari, pada Jumat – Sabtu, (24-25/11). Hal ini disampaikan Dokter Apriyanti Ibrahim SPM selaku koordinator operasi katarak di Rumah Sakit Daerah Abdul Moeloek (RSDAM).
Menurut Ariyanti, kegiatan baksos ini dilakukan dalam membantu masyarakat kurang mampu yang tidak di fasilitasi BPJS, dan itu insidennya banyak sekali tidak bisa dilayani terutama untuk daerah periver dipinggir-pinggir kota dan daerah terpencil di Provinsi Lampung seperti dari Kabupaten Mesuji, Lampung Barat, Lampung Timur dan lainnya yang mencakup wilayan Provinsi Lampung. 
“Alhmadulilah kegiatan bakti sosial katarak ini banyak sekali pasien yang datang untuk mendaftar baik itu dari kota Bandarlampung maupun pasien dari luar daerah setelah kita ekspos di media sosial semejak awal pendaftaran di buka pada tanggal 1 Oktober sampai hari ini sudah mencapai 270 pasien,’’ katanya.
Apriyanti mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung serta RSUDAM yang telah mengfasilitasi tempat operasi gratis katarak dan didukung penuh perhimpunan dokter mata dari pusat maupun cabang Lampung, ada 7 dokter mata yang didatangi dari pusat dibantu 7 dokter dari Provinsi Lampung.
“Kemudian lensa bahan-bahan atau peralatannya disediai oleh BCA, sedangkan untuk transportasi pasien menuju RSUDAM dan lainnya juga difasilitasi oleh Pemprov Lampung,’’ tuturnya.
Ariyanti mengatakan bahwa operasi ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan teliti. ‘’Jadi tidak ada pandangan masyarakat kegiatan semata-mata hanya fromalitas. Kegiatan ini khususnya mengurangi angka kebutaan pasien katarak,’’ tandasnya.
Ariyanti menyanjung Gubernur Lampung. Sebab kegiatan ini merupakan rekor besar bagi Provinsi Lampung karena diikuti 270 pasien tersebar di seluruh kabupaten/kota, dan hampir menyamai rekor MURI dengan 300 pasien. ‘’Kegiatan ini juga saya nyatakan paling baik dari kegiatan yang pernah saya temui. Alasannya karena pasien semuanya difasilitas dengan baik, baik itu transportasi menuju RSUDAM, penginapan dan makan,’’ sebutnya.
Sementara Kepala Direktur RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo mengatakan telah menerima 270 pendaftar mengidap penyakit katarak yang dibuka pada tanggal 1 Oktober 2017 lalu. Operasi pasien katarak alhamdulilah berjalan baik.  (bri)

LEAVE A REPLY