Kekurangan Blangko e-KTP, Mendagri: Diselesaikan Tahun Ini Juga

0
313

TULUNGAGUNG -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menargetkan kekurangan blangko e-KTP di sejumlah daerah akan terpenuhi tahun ini. Distribusi blangko e-KTP ditargetkan selesai pada Oktober 2017.

“Tahun ini akan selesai. Akhir Maret sudah tercetak sekitar 7 juta-an keping, untuk mencukupi permintaan daerah yang kemarin itu hanya memiliki surat keterangan 4,6 juta,” ujar Tjahjo di sela pengukuhan pengurus pusat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Tulungagung, Jawa Timur, seperti dikutip dari detik.com, Minggu (14/5).

Menurutnya, seluruh kekurangan blangko e-KTP akan tercukupi pada bulan Oktober 2017. Bila proses percetakan rampung dilakukan, maka seluruh e-KTP baru tersebut akan langsung didistribusikan ke masing-masing daerah.

“Mudah-mudahan bisa selesai, termasuk akta kelahiran. Di Tulungagung sini datanya sudah melebihi nasional, nasional 97 persen, di sini sudah 98 persen,” sebut Tjahjo.

Sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia mengalami kekurangan blangko e-KTP akibat tersendatnya distribusi. Kondisi ini membuat para pemohon belum mendapatkan e-KTP.

Kondisi ini ditangani pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan cara menerbitkan suat keterangan (suket).

Sebelumnya Tjahjo menyatakan, sebanyak 6.160.452 jiwa penduduk Indonesia belum melakukan perekaman e-KTP. Pihaknya menargetkan seluruh proses perekaman e-KTP bisa selesai pada November tahun ini juga.

“Selama saya menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri masalah e-KTP belum selesai seluruhnya. Karena sampai sekarang masih ada sekitar 6.160.452 jiwa yang belum melakukan perekaman,” kata Tjahjo.

Berdasarkan data terakhir jumlah penduduk Indonesia hingga 2017 sebanyak 257.912.349 jiwa. Dari jumlah tersebut ada sebanyak 182.588.494 jiwa yang wajib memiliki e-KTP. Sementara yang sudah melakukan perekaman e-KTP berjumlah sebanyak 172.046.898 jiwa atau sebesar 96,54 persen.

Menurutnya proses perekaman e-KTP ini perlu peran serta masyarakat. Karena bagaimanapun tanpa kesadaran warga perekaman e-KTP ini tidak akan selesai. Dia juga meminta para kepala daerah mengajak warganya untuk segera melakukan perekaman.

Selain pemerintah daerah melalui Disdukcapil menyampaikan kebutuhan blanko secara akurat untuk daerahnya. Sebab pada November 2017 mendatang pihaknya menargetkan perekaman terhadap warga yang belum bisa segera rampung.

“Kita ingin November ini bisa selesai. Sehingga nantinya, masing-masing kepala daerah bisa mengakses langsung data penduduk dan sudah memiliki datanya,” ujarnya. (ern/dtk)

LEAVE A REPLY